You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sawarna
Desa Sawarna

Kec. Bayah, Kab. Lebak, Provinsi Banten

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintahan Desa Sawarna

Sejarah Sawarna Episode ke Dua

Admin Website 09 Januari 2021 Dibaca 454 Kali
Sejarah Sawarna Episode ke Dua

Sawarna.desa.id Lebak Desa Sawarna adalah bagian dari Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Sejarah Desa Sawarna tidak bisa dipisahkan dari Sejarah Kesultanan Banten , sejarah pembagian Wilayah Banten Kidul dan Pembagian Kabupaten Lebak. Berkenan dengan itu , terdapat beberapa catatan sejarah , yang bisa jadi pertimbangan untuk dijadikan Hari Jadi Desa Sawarna . 1. Pembagian Wilayah Kesultanan Banten berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jendral Rafless pada tanggal 19 Maret 1813 . Kesultanan Banten di bagi menjadi 4 Wilayah yaitu :

1. Banten Lor 2. Banten Kulon 3. Banten Tengah 4. Banten Kidul Ibukota Banten Kidul terletak di Cilangkahan , pemerintahannya dipimpin oleh Bupati Tumenggung Suradilaga. Wilayah Banten kidul dibagi menjadi beberapa distrik dan Onderdistrik diantaranya adalah

1.SAWARNA dan Cilangkahan adalah Onderdistrik Madhoor

2. Pembagian Wilayah Keresidenan Banten Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jendral Nomor a. Staatsblad nomor 18 Tahun 1828. Wilayah Banten di bagi menjadi 3 (Tiga)Kabupaten yaitu :

1. Kabupaten Serang 2. Kabupaten Caringin 3. Kabupaten Lebak. Wilayah Kabupaten Lebak berdasarkan pembagian diatas memiliki batas batas Distrik dan Onderdistrik diantaranya yaitu 

A. Distrik Madhoor (Madur) yaitu terdiri dari Onderdistrik Binuangeun, Onderdistrik SAWARNA dan Onderdistrik Madhoor. Sesuai dengan perkembangan jaman Desa Sawarna mengalami beberapa kali pemekaran desa . Sekarang telah menjadi 3 desa yaitu :

1. Desa Sawarna ( Desa Induk ) 2. Desa Lebak Tipar ( Pemekaran tahun 1980 ) dengan PJ Kepala Desa Kamin Sumintardi 3. Desa Sawarna Timur ( Pemekaran Tahun 2010 ) dengan PJ Kepala Desa Sunawijaya Asal usul Nama Sawarna , Asal Usul penduduk Sawarna, Asal usul Perkebunan Kelapa dan Makam Jean Louis Van Gought.

Asal usul Petilasan Tumenggung , Asal usul Jaro/Kepala desa Sawarna dan Cerita Fiksi Ilmiah tentang Tapak Sikabayan , Tanjung Layar ,Karang Bokor ,Lawang Saketeng dan Goa Sangko berdasarkan Data dan Fakta lain. Sawarna Perkebunan dan Jean Louis Van gogh, Nama Sawarna sudah ada sejak awal abad 18 tercatat dalam Surat Keputusan Gubernur Jendral RAFLESS 19 Maret 1813 tentang pembagian Wilayah di Kesultanan Banten . Sawarna adalah bagian Onderdistrik Madhoor masuk Wilayah Banten Kidul. Pada pertengahan abad ke 18 Perkebunan Sawarna kemungkinan besar dengan Perkebunan Pasir Badak Pelabuhan Ratu termasuk bagian dari Perkebunan Sinagar Cikidang Sukabumi. Adapun Tanaman yang awal ditanam di Sawarna adalah komoditas Lada dan Kopi ( bukti fisik nya tahun 70 an masih ada , yang pada waktu adalah komoditas yang sangat mahal dan dibutuhkan dipasaran eropah selain Teh dan Karet. Baru pada akhir abad 18 Kelapa mulai dilirik , dengan sentra perkebunan di Minahasa Sulawesi Utara. Termasuk di budidayakan di Perkebunan Sawarna . Jean Louis Van Gogh lahir di Arheim Belanda pada tanggal 7 November 1883 meninggal di Sawarna 29 Maret 1930. Louis Van Gogh setelah lulus sekolah dikirim ke Indonesia , mengikuti Saudaranya yaitu Jhon Louis Van Gogh yang menjadi Menejer PerkebunanTeh Sinagar Cikidang Sukabumi ( Milik Mr.Kerkhopen) Jean Louis Van Gogh dikirim ke Sawarna sebagai pengawas perkebunan kelapa diperkirakan pada tahun 1907 . Sawarna baru pada tahun 1910 tercatat ada Kajaroan/ Tetua Wilayah . Jean Louis Van Gogh adalah Saudara/ Keponakan Vincent Van Gogh ( 30 Maret 1853)Pelukis/Seniman terkenal Belanda, saudara kandung Vincent Van Gogh diantaranya adalah - Anna Cornelia van Gogh (7 Pebruari 1855) - Theo Van Gogh ( 1 Mei 1857) - Elizabeth Humberta V G ( 16 Mei 1859) - Willem Van Gogh ( 20Maret 1862) -Cornelius Van Gogh ( 17 Mei 1867)

Penuturan A.M.Erwin Komara Sukma Mantan Kepala Desa Sawarna, Jean Louis Van Gogh meninggal pada 29 Maret 1930 dan dikuburkan di Sawarna terkena serangan penyakit Malaria. Selanjut nya Pengawas Perkebunan Sawarna di gantikan oleh orang Belanda juga yaitu Tuan Dadho ( panggilan yang dikenal oleh warga Sawarna ) sampai tahun 55 , selanjutnya perkebunan diserahkan kpd pemerintahan Indonesia ( de Nasionalisasi aset Belanda) Makam Jean Louis Van Gogh baru ditemukan awal saya jadi kepala desa tahun 2000 sempat di benahi ,namun sayang Nisan nya setelah dibenahi ada yang menghancurkan , untung saja sempat didokumentasikan dan dikirim melalui surat kepada Kedutaan Besar Belanda dan Keluarga nya yg masih ada di Belanda dan Australia yaitu Louis Van Gogh ,Makam nya diperbaiki kembali tahun 2018 dengan dibuat nisan baru ( salah cetak nama Gough harus nya Gogh, Lanjutan Sejarah Sawarna Desa Sawarna luas Wilayah awal sebelum pemekaran menjadi 3 Desa 5000 Ha dengan Batas : Sebelah Utara : Desa CiJengkol Sebelah Timur . : Desa Cilograng Sebelah Barat : Desa Darmasari Sebelah Selatan. : Samudra Hindia Saat ini Luasnya 1700 Ha ditambah 1000 Ha Perum Perhutani . Jumlah penduduk desa Sawarna induk saat ini kurang Lebih 5000 jiwa Sawarna dialiri oleh Sungai Cisawarna yg Hulu Sungai nya berada di Daerah Rabig Cibeber.

ASAL USUL Sawarna ada beberapa versi - Versi Pertama Nama Sawarna diambil dari Nama Sungai yaitu Sungai Cisawarna hulu sungainya berada di daerah Rabig Cibeber dan diatas hulu sungai nya ada sebuah kampung bernama Sawarna Desa Sawarna berada di Aliran dan muara sungai Cisawarna -

Versi Kedua Sawarna berasal dari bahasa. Sangsakerta yaitu Swharna yang artinya Emas. Nama Swharna berhubungan dengan Potensi Sumber daya Alam yang sangat Melimpah dan Indah , yang ada hubungannya dengan Kerajaan Salakanagara atau kerajaan Pajajaran ada beberapa peninggalan situs yang perlu di teliti - Versi Ketiga Sawarna identik dengan sebuah penyakit dari jaman dahulu sampai tahun 70 an , berdasarkan penjelasan Seorang peneliti Belanda yang pernah datang ke Sawarna tahun 1968 bernama Tuan de Boer , dan Singgah di Rumah Kepala Desa Waktu itu . Bahwa Warga Masyarakat dari Hulu sungai Cisawarna sampai ke Muara Sungai hampir semuanya terjangkit penyakit Kulit atau yang disebut panu. Sesuai dengan perkembangan jaman derajat kesehatan masyarakat yang berada sepanjang aliran sungai meningkat maka penyakit kulit tersebut berangsur hilang.

Versi ke Empat , berdasarkan cerita orang tua bahwa SAWARNA berasal dari kata Suarana atau Sorana. Yang artinya Sawarna bakal sohor kamana mana atau terkenal , dengan banyaknya potensi dan keindahan Alam nya , Keterkenalan Sawarna terbukti saat ini. Adapun Kampung Sawarna yang dulu ada di Desa Sawarna saat ini sesuai dg perkembangan wilayah telah berganti menjadi beberapa Kampung diantaranya Kampung Gempol sekarang

Mungkin ceritanya masih banyak versi dan silahkan kirimkan versi yang anda ketahui.

Cerita ini berasal dari sumber yang pernah menjabat kepala desa Sawarna A.M. Erwin Komara Sukma By. Admin

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image